Kucing itu bukan miliknya. Jelas bukan miliknya. Dia sangat membenci kucing. Semua tahu itu. Setidaknya, semua yang pernah mengatakan dia gila pasti tahu itu.
Tapi ada yang berbeda dengan kucing kuning ini. Jangan tanyakan padanya mengapa kucing ini berbeda. Itu hanya akan membuatmu ikut gila. Dari Timur ke Barat, andaikan keduanya berbeda, semua akan sepakat mengatakan padanya bahwa semua kucing sama saja. Jadi mana mungkin dia punya kosakata yang cukup untuk menjelaskan padamu mengapa kucing ini berbeda.
Tapi kita tahu bahwa dia benar. Bahwa tak ada yang benar-benar sama. Contoh: kucing-kucing yang lain takkan langsung melompat ke pangkuan kumuhnya dan menggigit mesra tangan yang menghitam dan hampir mati rasa itu, ‘kan?.
Ya, dia yakin, dia percaya, hampir menyamai keimanannya, jika kita asumsikan dia punya, bahwa kucing kuning itu adalah teman hidup yang spesial dikirim Tuhan untuknya.
Buktinya … aarrgh, kalian semua pasti tau. Kalian ‘kan waktu itu ada di situ!
Ditulis oleh iffata